Kelinci-Rabbit

Kelinci adalah hewan Mamalia yang bertubuh kecil, yang mampu hidup di banyak tempat di muka bumi. Terdapat beberapa jenis kelinci yang ada di dunia ini, jenis tersebut adalah Kelinci Eropa / European rabbit (Oryctolagus cuniculus),Kelinci Cottontail (genus Sylvilagus; 13 species), Kelinci Amami (Pentalagus furnessi, terdapat di Daerah Amami Ìshima Jepang)..

Habitat Kelinci

Kelinci mampu hidup di banyak kawasan di bumi dan mereka sangat menyukai hidup berkelompok. Kelinci Eropa yang terdiri dari banyak jenis, memiliki sifat menyukai membuat lobang di bawah tanah atau lobang diantara semak (perhatikan gambar) sebagai habitatnya.

Ekosistim yang banyak dihuni kelinci adalah padang rumput, hutan, semak belukar. Kelinci juga mampu beradaptasi dengan padang pasir maupun daerah yang basah. Lebih dari separo populasi kelinci dunia hidup di Amerika Utara. Selebihnya mereka hidup tersebar di Eropa, India, Sumatra, Jepang danj Afrika.

Karakter Kelinci

Kelinci memiliki karakter selalu siaga pada lingkungan sekelilingnya dan akan bereaksi ageresif untuk menjauhi ancaman yang berada disekitarnya. Mereka mampu melakukan pengamatan terhadap lingkungan dengan jangkauan yang jauh. Sehingga kelinci merupakan

hewan yang sangat aktif.

· Perkembangbiakan
Kelinci betina akan memasuki siap kawin bila memang betul betul telah dewasa, dengan jumlah uterus yang sepasang memungkinkan untuk memiliki jumlah bayi kelinci lebih dari satu (multiple impregnations), biasanya kelinci betina mampu hamil dengan jumlah anak 12 – 13. Masa menyususi anak kelinci berlangsung selama 30 – 32 hari. Kelinci jantan umumnya menjadi steril selama bulan-bulan musim kemarau.

· Bahan Makanan Kelinci

Kelinci termasuk hewan herbivora yang makanan utamanya adalah rumput hijau, semak dandaun tumbuhan hijau lainnya. Oleh karena itu kelinci sangat menyukai pakan yang berkadar cellulose (zat gula tumbuhan) berkadar tinggi, yang justru sangat sulit dicerna oleh pencernaan kita.

Kelinci mencerna bahan makanan yang kasar tersebut, pada periode merumput yang membutuhkan waktu lebih dari ½ jam. Waktu perioda merumput ini akan lebih panjang pada keadaan iklim yang tidak mendukungnya.

roses penghancuran bahan pangan hijaun berlangsung di cecum besar, bagian usus yang merupakan bagian usus yang terletak antara usus besar dan usus kecil. Dalam cecum banyak terjadi sisbiosis bakteri yang membantu berlangsungnya pencernaan cellulose dan produksi vitamin B.

Ular Anaconda


Anaconda adalah sejenis ular yang berukuran raksasa dan tidak berbisa. Meski dalam Biologi diberi nama sama dengan golongan ular, namun Anaconda sebenarnya tidak segolongan dengan ular.

Sebagai contoh untuk Anaconda Hijau diberi nama Latin

Eunectes murinus. Anaconda Hijau adalah ular terbesar di dunia dan bisa mencapai ukuran panjang tubuh Ular Phyton Anaconda paling menyenangi lingkungan berair, contohnya di sungai-sungai Hutan Amazon. Meskipun mangsa yang diinginkan Anaconda adalah hewn ternak, namun Anaconda juga bisa menewaskan manusia. Meski kejadian sangat jarang .

Anaconda yang termasuk kelompok Eunectes, . adalah Anaconda yang berukuran besar, hidup di lingkungan berair dan banyak terdapat di Amerika Selatan. Contoh dari Anaconda yang termasuk kelompok ini, adalah :

§ Eunectes murinus ( Anaconda Hijau ), termasuk Anaconda Raksasa yang hidup di Pegunungan Andes di Negara Colombia, Venezuela, the Guianas, Ecuador, Peru, Bolivia, Brazil dan kepulauan Trinidad.

§ Sedangkan kelompok Eunectes notaeus ( Anaconda Kuning ), adalah jenis yang lebih kecil dan hidup di Bolivia, Brazil, Paraguay dan Argentina.

§ Kelompok Eunectes deschauenseei ( Anaconda Bercak Hitam pada kulitnya ). Adalah jenis Anaconda yang langka, namun sering kali ditemukan di Brasil dan Guyana.

Anaconda yang pernah ditemukan oleh manusia berukuran panjang 28 kaki ( ± 7 meter ) dan berdiameter 44 inchi. Meskipun saat penemuan tidak ditimbang berat Anaconda tersebut, namun para ahli berhasil menaksir beratnya, yaiutu sekitar lebih dari 500 lbs ( ± 2,5 kuintal ).
Sepanjang hidupnya Anaconda menggantungkan hidupnya di sungai untuk berburu.

Anaconda adalah hewan penyendiri (solitary ) dan pemalu, sehingga jarang bisa kita temukan di alam. Mereka termasuk hewan yang pintar bersembunyi dengan baik di rawa , untuk menanti mangsa yang lewat.

Beberapa waktu silam, teradap beberapa cerita yang dilaporkan oleh petualang dari Eropa yang melakukan perjalanan di Hutan Amerika Selatan. Mereka mengaku melihat Anaconda Raksasa yang

mencapai panjang 100 kaki ( 33 meter ). Demikian juga cerita dari penduduk asli Amerika Selatan, yang kerap melihat Anaconda yang mencapai panjang 50 kaki. Dan menurut sejarah hingga kini belum pernah ditemukan Anaconda yang panjang dan berat tubuhnya hampir sama dengan cerita tersebut.


* Ular Terbesar Sedunia

Jika seekr Anaconda mampu menelan satu ekor kambing sekaligus, tentu kita akan berpikir bahwa

Anaconda adalah tergolong ular raksasa. Tetapi baru baru ini ( Th 2008 lalu ) telah ditemukan fossil raksasa di tambang batubara di Colombia, Amerika Selatan. Para ahli Palaentologi ( Ilmu tentang hewan purba) berhasil memperkirakan panjang tubuh Anaconda tersebut adalah 43 kaki ( 14 meter ) dan beratnya 2.500 lbs atau 1250kg

Berdasarkan penemuan tersebut para ahli menyimpulkan bahwa Ular Raksasa tersebut adalah Pemangsa buaya, atau Pemangsa Predator. Ukuran tubuh raksasa tersebut disebabkan suhu udara hutan Amazone ikut mendukungnya, yaitu sekitar 6 – 8 derajat di atas suhu tubuh Anaconda tersebut.


* Ular Pembunuh

Anaconda seperti ular lainnya mampu membunuh mangsanya dengan melilitkan tubuhnya, meski manghsanya lebih besar dan lebih bertenaga hingga mati karena lemas, setelah buruannya mati barulah Anaconda tersebut menelan seluruh tubuh mangsanya

Anaconda lebih menyukai hewan air seperti ikan, buaya atau ular lainnya. Tetapi kadang pula Anaconda memangsa rusa atau bahkan jaguar. Anaconda termasuk hewan yang lambat bergerak, sehingga dia cenderung bersembunyi dan secara mendadak menyerang mangsanya yang lengah..


* Mampukah Anaconda Menggigit?

Setiap jenis ular memiliki gigi, tetapi gigi yang dimiliki oleh Anaconda tidak berfungsi untuk menggigit atau mengunyah, tetapi sekedar untuk menahan tubuh mangsanya agar tidak mampu melarikan diri . Dan fungsi gigi pada Anaconda tidak untuk menyimpan bisa. Pada jenis ular tertentu bisa disimpan paa gigi khusus yang disebut Fangs, yang digunakan untuk membunuh mangsanya. Tetapi Anaconda tidak membutuhkan bis untuk mangsanya, tetapi hanya mengandalkan kekuatan tubuhnya.

Goethe House 4 Juli 2010 Purwacaraka Cawang 3

Pada tanggal 4 Juli 2010, Kursus Musik Purwacaraka cabang Cawang mengadakan
Pertunjukan di Gedung Goethe house yang berlokasi di sekitar Menteng. Adapun acaranya adalah : Pertunjukan Musik baik Piano, Gitar, Biola, dan Paduan Suara.

Lihat Gambar :





Goethe House 4 Juli 2010 Purwacaraka Cawang 2

Pada tanggal 4 Juli 2010, Kursus Musik Purwacaraka cabang Cawang mengadakan
Pertunjukan di Gedung Goethe house yang berlokasi di sekitar Menteng. Adapun acaranya adalah : Pertunjukan Musik baik Piano, Gitar, Biola, dan Paduan Suara.

Lihat Gambar :





Goethe House 4 Juli 2010 Purwacaraka Cawang 1

Pada tanggal 4 Juli 2010, Kursus Musik Purwacaraka cabang Cawang mengadakan
Pertunjukan di Gedung Goethe house yang berlokasi di sekitar Menteng. Adapun acaranya adalah : Pertunjukan Musik baik Piano, Gitar, Maupun Paduan Suara.

Lihat Gambar :





Kucing yang terlupakan

Di sebuah perumahan, hiduplah seekor kucing berwarna hitam. Nama kucing itu Molly. Ia tinggal di rumah keluarga Jones. Molly selalu memburu dan memakan tikus-tikus yang suka mencuri makanan di dapur keluarga Jones.

Molly memang seekor kucing yang lucu dan menggemaskan. Matanya berwarna hijau dan kumisnya panjang berwarna putih. Ia suka mendengkur dan sangat senang bila tubuhnya dibelai.

Namun, tidak seorang pun di keluarga Jones suka membelai Molly. Kedua anak di keluarga Jones kurang menyukai binatang, sedang nyonya Jones sering membentak Molly jika ia mengeong waktu nyonya Jones sedang memasak ikan.

Di samping rumah keluarga Jones, hiduplah seorang anak bernama Billy. Billy adalah anak yang baik dan sangat menyayangi binatang. Karena itu ia juga sangat menyayangi Molly. Setiap sore Molly melompat dari pagar keluarga Jones untuk mencari Billy dan minta dibelai. “Alangkah senangnya aku jika Molly ini kucingku,” kata Billy kepada ibunya. “Aku ingin memelihara kucing juga, bu!” Tetapi ibu Billy tidak ingin memelihara binatang di rumahnya, walaupun sebenarnya ia juga suka kepada Molly.

Pada suatu hari kuarga Jones pergi ke luar kota. Saat hendak berangkat, anak-anak keluarga Jones berpamitan kepada Billy. Rupanya mereka hendak pergi berlibur selama sebulan.

Setelah memasukkan semua barang ke dalam taksi, keluarga Jones berangkat. “Molly pasti diajak juga,” pikir Billy. Namun ia keliru. Ia sangat terkejut saat melihat Molly masih ada di halaman rumah keluarga Jones. Billy lalu menceritakan hal itu kepada ibunya. “Pasti ada orang yang diberi tugas untuk merawat dan memberi makan Molly setiap hari,” kata ibu Billy.

Molly bertanya-tanya ke mana tuannya pergi. Setelah lama menunggu ia menggaruk-garuk pintu dapur dengan cakarnya berharap dibukakan pintu. Tetapi tampaknya tidak ada orang di dalam rumah. Molly lalu memeriksa kalau-kalau ada jendela yang terbuka sehingga ia bisa masuk, tapi ternyata semua jendela terkunci rapat.

Molly merasa kesepian. Tetapi ia berharap tuannya akan pulang nanti sore.

Tetapi setelah lama menunggu tuannya tidak juga pulang. Molly mulai merasa kelaparan. Ia juga kedinginan karena harus tidur di luar. Walaupun bersembunyi di dalam semak-semak, ia tetap basah karena kehujanan. Molly mulai sakit.

Dua hari telah berlalu. Karena kelaparan Molly memakan tulang kering yang ditemukannya dan juga daun-daun kering yang ada disekitar rumah. Penyakitnya juga semakin parah. Ia bersin-bersin dan lemas.

Pada hari keempat Molly sudah menjadi sangat kurus. Ia bahkan hampir tidak bisa berjalan karena sangat lemah. Ia lalu teringat kepada Billy, anak yang tinggal di rumah sebelah. Siapa tahu Billy bisa memberinya makanan.

Ia lalu berjalan pelan menuju rumah Billy. Saat melihat Molly, Billy hampir tidak mengenalinya lagi. “Astaga!, kaukah itu Molly?” seru Billy terkejut. Ia berlutut dan membelai Molly. “Oh kasihan, kau sangat kurus, pasti kau kelaparan. Apakah tidak ada orang yang diberi tugas untuk memberimu makan?”

Billy segera mengambilkan ikan dan susu untuk Molly. “Oh kasihan,” kata ibu Billy. Untuk sementara biar saja ia tidur di dapur kita.”

Molly sangat senang. Setelah makan dengan lahap, ia lalu tidur dengan nyenyak di dapur ibu Billy. Billy bahkan memberinya tempat tidur dari kotak kayu. Billy juga membersihkan badannya yang kotor karena beberapa hari tidur di semak-semak.

Malamnya, Molly benar-benar terkejut. Ternyata dapur ibu Billy banyak sekali tikusnya. Maka ia pun menangkap tikus-tikus itu, karena ia ingin membalas kebaikan Billy dan ibunya.

Keesokan harinya ibu Billy terkejut karena melihat banyak sekali tikus yang telah ditangkap oleh Molly. Ibu Billy sangat senang. Molly pun menjadi semakin disayang di keluarga itu.

Sebulan kemudian, keluarga Jones pulang dari berlibur. Dengan berat hari Billy mengantar Molly pulang ke rumah keluarga Jones. Tapi, setiap diantar pulang, Molly selalu melarikan diri dan kembali ke rumah Billy. Molly tahu bahwa Billy dan ibunya sangat menyayanginya, tidak seperti keluarga Jones yang tega menelantarkannya.

Karena keluarga Jones tidak terlalu memperdulikan Molly akhirnya mereka pun memberikan kucing itu kepada Billy.

Akhirnya Molly pun tinggal bersama Billy dan ibunya. Ia sangat bahagia karena selalu disayang dan dibelai. Ibu Billy pun senang karena dapurnya menjadi bebas dari gangguan tikus.

Malin Kundang

Pada suatu hari, hiduplah sebuah keluarga di pesisir pantai wilayah Sumatra. Keluarga itu mempunyai seorang anak yang diberi nama Malin Kundang. Karena kondisi keluarga mereka sangat memprihatinkan, maka ayah malin memutuskan untuk pergi ke negeri seberang.

Besar harapan malin dan ibunya, suatu hari nanti ayahnya pulang dengan membawa uang banyak yang nantinya dapat untuk membeli keperluan sehari-hari. Setelah berbulan-bulan lamanya ternyata ayah malin tidak kunjung datang, dan akhirnya pupuslah harapan Malin Kundang dan ibunya.

Setelah Malin Kundang beranjak dewasa, ia berpikir untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan harapan nantinya ketika kembali ke kampung halaman, ia sudah menjadi seorang yang kaya raya. Akhirnya Malin Kundang ikut berlayar bersama dengan seorang nahkoda kapal dagang di kampung halamannya yang sudah sukses.

Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman. Malin belajar dengan tekun tentang perkapalan pada teman-temannya yang lebih berpengalaman, dan akhirnya dia sangat mahir dalam hal perkapalan.

Banyak pulau sudah dikunjunginya, sampai dengan suatu hari di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang sangat beruntung dirinya tidak dibunuh oleh para bajak laut, karena ketika peristiwa itu terjadi, Malin segera bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu.

Malin Kundang terkatung-katung ditengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan sisa tenaga yang ada, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Sesampainya di desa tersebut, Malin Kundang ditolong oleh masyarakat di desa tersebut setelah sebelumnya menceritakan kejadian yang menimpanya. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.

Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran dengan kapal yang besar dan indah disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin Kundang yang setiap hari menunggui anaknya, melihat kapal yang sangat indah itu, masuk ke pelabuhan. Ia melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya Malin Kundang beserta istrinya.

Malin Kundang pun turun dari kapal. Ia disambut oleh ibunya. Setelah cukup dekat, ibunya melihat belas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi Kundang segera melepaskan pelukan ibunya dan mendorongnya hingga terjatuh. "Wanita tak tahu diri, sembarangan saja mengaku sebagai ibuku", kata Malin Kundang pada ibunya. Malin Kundang pura-pura tidak mengenali ibunya, karena malu dengan ibunya yang sudah tua dan mengenakan baju compang-camping. "Wanita itu ibumu?", Tanya istri Malin Kundang. "Tidak, ia hanya seorang pengemis yang pura-pura mengaku sebagai ibuku agar mendapatkan harta ku", sahut Malin kepada istrinya. Mendengar pernyataan dan diperlakukan semena-mena oleh anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Karena kemarahannya yang memuncak, ibu Malin menengadahkan tangannya sambil berkata "Oh Tuhan, kalau benar ia anakku, aku sumpahi dia menjadi sebuah batu". Tidak berapa lama kemudian angin bergemuruh kencang dan badai dahsyat datang menghancurkan kapal Malin Kundang. Setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang.

- Copyright © Regina Theyser - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -